Thanks for watching guys...
Senin, 27 Juni 2016
Sabtu, 25 Juni 2016
Jumat, 24 Juni 2016
ARTIKEL BUDAYA : Mengenal Budaya Lampung
Penduduk Lampung terdiri dari hampir semua suku yang ada di
Indonesia. Gambaran ini ditunjukkan oleh semboyan yang tertera pada lambang
daerah yaitu “Sang Bumi Ruwai Jurai”, dan Propinsi Lampung sendiri dijuluki
Propinsi “Sang Bumi Ruwai Jurai”. “Sang Bumi” berarti rumah tangga agung yang
luas serta berbilik-bilik, sedangkan “Ruwa Jurai” berarti dua golongan
masyarakat yang berdiam di wilayah Propinsi Lampung, yaitu golongan keturunan
Lampung asli dan golongan keturunan pendatang.
Penduduk Lampung asli terdiri dari masyarakat Lampung
beradat Pepadun dan masyarakat Lampung beradat Saibatin (Peminggir) . Sedangkan
pendatang adalah mereka yang umumnya berasal dari Jawa dan Bali yang
bertransmigrasi sejak jaman Belanda. Namun kini pendatang itu tidak hanya dari
Jawa dan Bali saja, tetapi hampir segala suku yang ada di Indonesia ada di
propinsi ini .
Arsitektur tradisional Lampung umumnya terdiri dari bangunan
tempat tinggal disebut Lamban, Lambahana atau Nuwou, bangunan ibadah yang
disebut Mesjid, Mesigit, Surau, Rang Ngaji, atau Pok Ngajei, bangunan
musyawarah yang disebut sesat atau bantaian, dan bangunan penyimpanan bahan
makanan dan benda pusaka yang disebut Lamban Pamanohan.
Rumah orang Lampung biasanya didirikan dekat sungai dan
berjajar sepanjang jalan utama yang membelah kampung, yang disebut tiyuh.
Setiap tiyuh terbagi lagi ke dalam beberapa bagian yang disebut bilik, yaitu
tempat berdiam buway . Bangunan beberapa buway membentuk kesatuan
teritorial-genealogis yang disebut marga. Dalam setiap bilik terdapat sebuah
rumah klen yang besar disebut nuwou menyanak. Rumah ini selalu dihuni oleh
kerabat tertua yang mewarisi kekuasaan memimpin keluarga.
Arsitektur lainnya adalah “lamban pesagi” yang merupakan
rumah tradisional berbentuk panggung yang sebagian besar terdiri dari bahan
kayu dan atap ijuk. Rumah ini berasal dari desa Kenali Kecamatan Belalau,
Kabupaten Lampung Barat.. Ada dua jenis rumah adat Nuwou Balak aslinya
merupakan rumah tinggal bagi para Kepala Adat (penyimbang adat), yang dalam
bahasa Lampung juga disebut Balai Keratun. Bangunan ini terdiri dari beberapa
ruangan, yaitu Lawang Kuri (gapura), Pusiban (tempat tamu melapor) dan Ijan
Geladak (tangga “naik” ke rumah); Anjung-anjung (serambi depan tempat menerima
tamu), Serambi Tengah (tempat duduk anggota kerabat pria), Lapang Agung (tempat
kerabat wanita berkumpul), Kebik Temen atau kebik kerumpu (kamar tidur bagi
anak penyimbang bumi atau anak tertua), kebik rangek (kamar tidur bagi anak
penyimbang ratu atau anak kedua), kebik tengah (yaitu kamar tidur untuk anak
penyimbang batin atau anak ketiga).
Bangunan lain adalah Nuwou Sesat. Bangunan ini aslinya
adalah balai pertemuan adat tempat para purwatin (penyimbang) pada saat
mengadakan pepung adat (musyawarah). Karena itu balai ini juga disebut Sesat
Balai Agung. Bagian bagian dari bangunan ini adalah ijan geladak (tangga masuk
yang dilengkapi dengan atap). Atap itu disebut Rurung Agung. Kemudian anjungan
(serambi yang digunakan untuk pertemuan kecil, pusiban (ruang dalam tempat musyawarah
resmi), ruang tetabuhan (tempat menyimpan alat musik tradisional), dan ruang
Gajah Merem ( tempat istirahat bagi para penyimbang) . Hal lain yang khas di
rumah sesat ini adalah hiasan payung-payung besar di atapnya (rurung agung),
yang berwarna putih, kuning, dan merah, yang melambangkan tingkat
kepenyimbangan bagi masyarakat tradisional Lampung Pepadun.
Arsitek tradisinoal Lampung lainnya dapat ditemukan di
daerah Negeri Olokgading, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Negeri Olokgading
ini termasuk Lampung Pesisir Saibatin .Begitu memasuki Olokgading kita akan
menjumpai jajaran rumah panggung khas Lampung Pesisir, dan di sanalah kita akan
melihat Lamban Dalom Kebandaran Marga Olokgading, yang menjadi pusat adat
istiadat Marga Balak Olokgading. Bangunan ini berbahan kayu dan di depan rumah
berdiri plang nama bertuliskan “Lamban Dalom Kebandaran Marga Balak Lampung
Pesisir”. Bentuknya sangat unik dan khas dengan siger besar berdiri megah di
atas bangunan bagian muka sampai sekarang lamban dalom ini ditempati kepala
adat Marga Balak secara turun temurun.
Meskipun berada di perkotaan, fungsi rumah panggung tidak
begitu saja hilang. Lamban Dalom Kebandaran Marga Balak berfungsi sebagai
tempat rapat, musyawarah, begawi, dan acara-acara adat lain. Di Lamban Dalom
ini ada siger yang berusia ratusan tahun, konon sudah ada sebelum Gunung
Krakatau meletus. Siger yang terbuat dari bahan perak ini adalah milik kepala
adat dan diwariskan secara turun temurun. Siger ini hanyalah salah satu artefak
atau peninggalan budaya yang sudah ratusan tahun usianya disimpan oleh Marga
Balak. Selain siger ada juga keris, pedang, tombak samurai, kain sarat( kain
khas Lampung Pesisir seperti tapis), terbangan( alat musik pukul seperti
rebana), dan tala(sejenis alat musik khas Lampung sejenis kulintang) dan salah
satunya dinamakan Talo Balak.
REFRENCES:
https://indoculture.wordpress.com/2011/12/06/mengenal-budaya-lampung/
Artikel Pariwisataan Bali (Pantai Kuta)
Pantai Kuta letaknya tidak begitu jauh
dari bandara Ngurah Rai sekitar 30 menit perjalanan yang ditempuh. Lokasinya
kira-kira 11 kilometer dari sebelah selatan Denpasar dan dapat dicapai dengan
mudah dengan transportasi umum dari terminal Tegal dengan perjalanan
kira-kira 15 menit. Jadi mudah untuk dijangkau. Pantai kuta sudah sangat
terkenal di mancanegara maupun domestic. Pantai Kuta adalah pantai yang berada
di sebelah selatan Denpasar, di kabupaten Badung, Bali. Pantai Kuta telah
menjadi objek wisata andalan bagi para turis mancanegara sejak awal 70an.
Pantai Kuta memiliki sebutan yaitu pantai matahari terbenam (sunset beach)
lawannya dari pantai Sanur.
Awal mula sejarah berdirinya Pantai Kuta di zaman dulu,
sungainya sudah dapat dilayari karena sudah dibangun konco dipinggir “Tukad
Mati” sejak 300 tahun yang lalu. Sehingga Kuta menjadi tempat pelabuhan yang
digunakan untuk melakukan perdagangan. Mads Longe yang berasal dari Denmark
adalah seorang pedagang di abad ke 19, yang mendirikan perdagangan di pinggir
sungai, selama dia tinggal di Bali. Mads Longe menjadi perantara antara
Raja-raja di Bali dan Belanda, akan tetapi ia meninggal secara misterius dan
kuburannya pun berada di sebelah konco di pinggir sungai tersebut.
Dahulu Kuta adalah desa nelayan yang sunyi, tetapi sekarang
berubah menjadi kota kecil yang sangat ramai dikunjungi oleh para turi dari
mancanegara maupun turis domestic. Pantai Kuta ini berbentuk bulan sabit dengan
hamparan pasir putih dan di pantai ini juga terdapat hotel mewah. Letak pantai
Kuta memiliki ombak yang tidak seganas di pantai selatan Bali, yang berhadapan
dengan Samudra Hindia. Pantai ini sangat cocok digunakan untuk olaharaga
selancar, berjemur, dan mencari matahari. Di pantai Kuta ini sangat banyak
sekali turis asing khususnya bule.
Di dekat Pantai Kuta terdapat museum untuk mengenang korban
bom Legian yang tak jauh dari pantai Kuta kira-kira 15 menit dari pantai. Di
sepanjang koridor jalan Kuta sudah banyak pertokoan, restoran, dan tempat
permandian bagi orang-orang yang ingin berjemur sambil berenang maupun
melakukan olahraga di air. Kuta kini sudah banyak pertokoan,restoran dan lain
sebagainya karena banyak yang ditawarkan disini. Turis sangat banyak yang
berada di sini sehingga banyak bermunculan bisnis hotel, rumah, makanan dan
masih banyak lagi sehingga tak ada satu pun yang kosong di sini. Selain itu di
daerah Legian dan Seminyak pun juga ikut terkena rejeki, jadi tidak hanya Kuta
yang menjadi terkenal di daerah Legian dan Seminyak pun juga ikut terkenal
sehingga wilayah tersebut memiliki sebutan Kuta Lines.
REFRENCE :
http://nozomiristy.blogspot.co.id/2011/01/artikel-pariwisata-bali-pantai-kuta.html
Kamis, 23 Juni 2016
ARTIKEL PENDIDIKAN (Pentingnya Pendidikan Bagi Kehidupan)
Berbicara
tentang pendidikan kita semua pasti sudah tahu bahwa betapa pentingnya pendidikan tersebut. Pendidikan, kemampuan, pengetahuan merupakan
salah satu modal yang kita miliki untuk hidup di zaman yang serba sulit ini.
Mengapa dikatakan demikian?
Kita
tentu sudah bisa menjawabnya, apa hal pertama yang dilihat bila kita ingin mengajukan
surat lamaran perkerjaan? Apa yang kita butuhkan ketika ingin memulai suatu
bisnis atau usaha?
Tentu
saja pendidikan, kemampuan, wawasan dan pengetahuanlah yang kita butuhkan. Di
dalam bangku pendidikan banyak sekali hal yang kita dapatkan.Tetapi entah
mengapa banyak sekali warga di Indonesia ini yang tidak mengenyam bangku
pendidikan sebagaimana mestinya, khususnya di daerah-daerah terpencil di
sekitar wilayah Indonesia ini. Sepertinya kesadaran mereka tetang pentingnya pendidikan perlu ditingkatkan.
Sebagaimana
yang diungkapkan Daoed Joesoef tentang pentingnya pendidikan : “Pendidikan merupakan segala bidang penghidupan, dalam
memilih dan membina hidup yang baik, yang sesuai dengan martabat manusia” Dan
tentulah dari pernyataan tersebut kita bisa mengambil kesimpulan bahwa
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa lepas dari
kehidupan.Menjadi
bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita yang ingin dicapai oleh setiap
negara di dunia. Sudah menjadi suatu rahasia umum bahwa maju atau tidaknya
suatu negara di pengaruhi oleh faktor pendidikan. Begitu pentingnya pendidikan, sehingga suatu bangsa dapat diukur apakah bangsa itu maju
atau mundur, karna seperti yang kita ketahui bahwa suatu Pendidikan tentunya
akan mencetak Sumber Daya Manusia yang berkualitas baik dari segi spritual,
intelegensi dan skill dan pendidikan merupakan proses mencetak generasi penerus
bangsa. Apabila output dari proses pendidikan ini gagal maka sulit dibayangkan
bagaimana dapat mencapai kemajuan.
Bagi
suatu bangsa yang ingin maju, pendidik harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan
sama halnya dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Maka tentunya peningkatan mutu pendidikan juga berpengaruh terhadap perkembangan suatu bangsa. Kita
ambil contoh Amerika, mereka takkan bisa jadi seperti sekarang ini apabila
–maaf– pendidikan mereka setarap dengan kita. Lalu bagaimana dengan Jepang? si
ahli Teknologi itu? Jepang sangat menghargai Pendidikan, mereka rela
mengeluarkan dana yang sangat besar hanya untuk pendidikan bukan untuk kampanye
atau hal lain tentang kedudukan seperti yang–maaf– Indonesia lakukan. Tak
ubahnya negara lain, seperti Malaysia dan Singapura yang menjadi negara
tetangga kita.
Mungkin
sedikit demi sedikit Indonesia juga sadar akan pentingnya pendidikan. Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada
tanggal 2 Mei menitikberatkan atau mengambil tema pendidikan karakter untuk
membangun peradaban bangsa dan seperti yang diberitakan bahwa Kementrian
Pendidikan Nasional telah menyediakan infrastruktur terkait akses informasi
bekerja sama dengan MNC Group, melalui TV berbayarnya, Indovision menyiarkan
siaran televisi untuk pendidikan.Dan juga penyediaan taman bacaan di pusat
perbelanjaan. Namun apakah pendidikan karakter
ini bisa mengubah masalah-masalah yang sering kita hadapi dalam dunia pendidikan?
Didalam UU No.20/2003 tentang sistem pendidikan Nasional, tercantum pengertian pendidikan: “pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya sehingga memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan oleh dirinya, masyarakat, banga dan negara” Namun satu pertanyaan, sudahkah pendidikan kita seperti yang tercantum dalam UU tersebut?
REFRENCE :
http://belajarpsikologi.com/pentingnya-pendidikan-bagi-kehidupan/
Senin, 20 Juni 2016
OUR PROFILE
Hi guys, kami adalah mahasiswi dari STKIP MUHAMMADIYAH KOTABUMI LAMPUNG UTARA dari program study Pendidikan Bahasa Inggris semester 4. Kami beranggotakan 6 members dan kami akan memperkenalkan diri kami yaitu Tara Hardiantini, Sefta Sasmita, Nur Aprelianti, Wahyuni Safitri Arista fitriani dan Putri Rahmadhani Sari. Kami semua berasal dari keluarga yang sederhana dan kami semua berusia 20th dan tentunya kami tinggal di Kotabumi Lampung Utara. Kami memiliki masing-masing hobi yang berbeda, Tara hobinya Travelling, Sefta hobinya membaca, Nur hobinya ngemil tapi gak gemuk-gemuk hahaha, kalau si Fitri hobinya buat kue tart, Arista Fitriani hobinya berbisnis dan Putri Rahmadhani hobinya main games. Kami semua bercita-cita menjadi guru professional. Doakan kami ya guys semoga terkabulkan... aamiin....
Kami berempat juga memiliki moto hidup yang berbeda-beda, walaupun kami memiliki cita-cita yang sama hehe... menurut kami kita hidup didunia ini harus memiliki tujuan untuk hidup mempunyai harapan dan mimpi, maka dari itu kami memiliki moto hidup untuk sebagai pacuan bagi diri kami untuk meraih sebuah harapan atau mimpi tersebut. dan tentunya semua harapan atau suatu tujuan dan cita-cita yang kita inginkan itu semua butuh proses, usaha dan waktu agar dapat kita raih. ibarat kata usaha untuk meraih sebuah BINTANG yang bersinar terang dan membutuhkan suatu langkah demi langkah untuk mencapainya walaupun perjalanannya begitu terjal.
Saya Sefta Sasmita memiliki sebuah motto, yaitu An action is the foundation of a success and where there's a will, there's a way. jadi segala sesuatu yang kita lakukan itu merupakan suatu pondasi atau kekuatan untuk meraih sebuah kesuksessan serta jika kita memiliki sebuah keinginan dan kita melakukannya dengan sungguh-sungguh maka semuanya akan bisa tercapai dengan mudah insaallah... jadi bertindaklah dengan baik dan berpikirlah sebelum bertindak karena suatu tindakan merupakan sumber dari segala sumber yang akan dituai dikemudian hari nanti. Next..
Tara hardiantini memiliki sebuah motto, yaitu If she/he can do it, so can i. menurut saya motto tara itu adalah jika seseorang bisa melakukan sesuatu dengan baik mengapa kita tidak, jadi jika orang bisa sukses kita harus bisa mencotoh suatu keberhasilan seseorang dan kita harus bisa meraih suatu apa yang kita inginkan maka dari itu kita harus giat dan berusaha dan tentunya disertai dengan do'a. And than..
Nur aprelianti memiliki motto hidup yaitu Never say never. jadi jika kita melakukan sesuatu itu jangan pernah kita menolaknya tetaplah lalukan dan terus menatap kedepan untuk tetap maju. oke next lagi..
Wahyuni safitri punya motto yaitu, Stop dreaming and start doing. jadi maksunya mungkin kita boleh bermimpi dan memiliki banyak harapan tetapi kita tidak boleh larut dalam mimpi tersebut kita harus bangun dan bertindak.
Arista Fitriani mempunyai motto yaitu, ketika kita tidak pernah melakukan kesalahan, itu artinya kita tidak pernah berani untuk mencoba dan ketika kita tidak berani untuk mencoba, maka itu artinya kita akan jauh dari kesuksesan. And finally..
Putri Rhmadhani Sari memiliki motto, Hidup awalnya mempunyai dua warna, yaitu HITAM dan PUTIH. Dari dua warna itulah bila dipadukan dengan bijaksana akan menghasilkan berbagai warna dalam kehidupan. tergantung bagaimana setiap individu menyikapinya. seperti halnya pelangi yang datang setelah mendung dan hujan pergi.
Itulah semua tentang kami guys dan juga motto-motto hidup kami yang menjadi pacuan bagi diri kami. semoga motto yang kami miliki ini juga bisa menjadi sebagai pacuan bagi semuanya yaaa....guys.
Kami berempat juga memiliki moto hidup yang berbeda-beda, walaupun kami memiliki cita-cita yang sama hehe... menurut kami kita hidup didunia ini harus memiliki tujuan untuk hidup mempunyai harapan dan mimpi, maka dari itu kami memiliki moto hidup untuk sebagai pacuan bagi diri kami untuk meraih sebuah harapan atau mimpi tersebut. dan tentunya semua harapan atau suatu tujuan dan cita-cita yang kita inginkan itu semua butuh proses, usaha dan waktu agar dapat kita raih. ibarat kata usaha untuk meraih sebuah BINTANG yang bersinar terang dan membutuhkan suatu langkah demi langkah untuk mencapainya walaupun perjalanannya begitu terjal.
![]() |
| Sefta Sasmita |
![]() |
| Tara Hardiantini |
![]() |
| Nur Aprelianti |
![]() |
| Wahyuni Safitri |
![]() |
| Arista Fitriani |
![]() |
| Putri Rahmadhani Sari |
Itulah semua tentang kami guys dan juga motto-motto hidup kami yang menjadi pacuan bagi diri kami. semoga motto yang kami miliki ini juga bisa menjadi sebagai pacuan bagi semuanya yaaa....guys.
Langganan:
Postingan (Atom)






