Jumat, 24 Juni 2016

ARTIKEL BUDAYA : Mengenal Budaya Lampung

Penduduk Lampung terdiri dari hampir semua suku yang ada di Indonesia. Gambaran ini ditunjukkan oleh semboyan yang tertera pada lambang daerah yaitu “Sang Bumi Ruwai Jurai”, dan Propinsi Lampung sendiri dijuluki Propinsi “Sang Bumi Ruwai Jurai”. “Sang Bumi” berarti rumah tangga agung yang luas serta berbilik-bilik, sedangkan “Ruwa Jurai” berarti dua golongan masyarakat yang berdiam di wilayah Propinsi Lampung, yaitu golongan keturunan Lampung asli dan golongan keturunan pendatang.
Penduduk Lampung asli terdiri dari masyarakat Lampung beradat Pepadun dan masyarakat Lampung beradat Saibatin (Peminggir) . Sedangkan pendatang adalah mereka yang umumnya berasal dari Jawa dan Bali yang bertransmigrasi sejak jaman Belanda. Namun kini pendatang itu tidak hanya dari Jawa dan Bali saja, tetapi hampir segala suku yang ada di Indonesia ada di propinsi ini .
Arsitektur tradisional Lampung umumnya terdiri dari bangunan tempat tinggal disebut Lamban, Lambahana atau Nuwou, bangunan ibadah yang disebut Mesjid, Mesigit, Surau, Rang Ngaji, atau Pok Ngajei, bangunan musyawarah yang disebut sesat atau bantaian, dan bangunan penyimpanan bahan makanan dan benda pusaka yang disebut Lamban Pamanohan.
Rumah orang Lampung biasanya didirikan dekat sungai dan berjajar sepanjang jalan utama yang membelah kampung, yang disebut tiyuh. Setiap tiyuh terbagi lagi ke dalam beberapa bagian yang disebut bilik, yaitu tempat berdiam buway . Bangunan beberapa buway membentuk kesatuan teritorial-genealogis yang disebut marga. Dalam setiap bilik terdapat sebuah rumah klen yang besar disebut nuwou menyanak. Rumah ini selalu dihuni oleh kerabat tertua yang mewarisi kekuasaan memimpin keluarga.
Arsitektur lainnya adalah “lamban pesagi” yang merupakan rumah tradisional berbentuk panggung yang sebagian besar terdiri dari bahan kayu dan atap ijuk. Rumah ini berasal dari desa Kenali Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat.. Ada dua jenis rumah adat Nuwou Balak aslinya merupakan rumah tinggal bagi para Kepala Adat (penyimbang adat), yang dalam bahasa Lampung juga disebut Balai Keratun. Bangunan ini terdiri dari beberapa ruangan, yaitu Lawang Kuri (gapura), Pusiban (tempat tamu melapor) dan Ijan Geladak (tangga “naik” ke rumah); Anjung-anjung (serambi depan tempat menerima tamu), Serambi Tengah (tempat duduk anggota kerabat pria), Lapang Agung (tempat kerabat wanita berkumpul), Kebik Temen atau kebik kerumpu (kamar tidur bagi anak penyimbang bumi atau anak tertua), kebik rangek (kamar tidur bagi anak penyimbang ratu atau anak kedua), kebik tengah (yaitu kamar tidur untuk anak penyimbang batin atau anak ketiga).
Bangunan lain adalah Nuwou Sesat. Bangunan ini aslinya adalah balai pertemuan adat tempat para purwatin (penyimbang) pada saat mengadakan pepung adat (musyawarah). Karena itu balai ini juga disebut Sesat Balai Agung. Bagian bagian dari bangunan ini adalah ijan geladak (tangga masuk yang dilengkapi dengan atap). Atap itu disebut Rurung Agung. Kemudian anjungan (serambi yang digunakan untuk pertemuan kecil, pusiban (ruang dalam tempat musyawarah resmi), ruang tetabuhan (tempat menyimpan alat musik tradisional), dan ruang Gajah Merem ( tempat istirahat bagi para penyimbang) . Hal lain yang khas di rumah sesat ini adalah hiasan payung-payung besar di atapnya (rurung agung), yang berwarna putih, kuning, dan merah, yang melambangkan tingkat kepenyimbangan bagi masyarakat tradisional Lampung Pepadun.
Arsitek tradisinoal Lampung lainnya dapat ditemukan di daerah Negeri Olokgading, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Negeri Olokgading ini termasuk Lampung Pesisir Saibatin .Begitu memasuki Olokgading kita akan menjumpai jajaran rumah panggung khas Lampung Pesisir, dan di sanalah kita akan melihat Lamban Dalom Kebandaran Marga Olokgading, yang menjadi pusat adat istiadat Marga Balak Olokgading. Bangunan ini berbahan kayu dan di depan rumah berdiri plang nama bertuliskan “Lamban Dalom Kebandaran Marga Balak Lampung Pesisir”. Bentuknya sangat unik dan khas dengan siger besar berdiri megah di atas bangunan bagian muka sampai sekarang lamban dalom ini ditempati kepala adat Marga Balak secara turun temurun.
Meskipun berada di perkotaan, fungsi rumah panggung tidak begitu saja hilang. Lamban Dalom Kebandaran Marga Balak berfungsi sebagai tempat rapat, musyawarah, begawi, dan acara-acara adat lain. Di Lamban Dalom ini ada siger yang berusia ratusan tahun, konon sudah ada sebelum Gunung Krakatau meletus. Siger yang terbuat dari bahan perak ini adalah milik kepala adat dan diwariskan secara turun temurun. Siger ini hanyalah salah satu artefak atau peninggalan budaya yang sudah ratusan tahun usianya disimpan oleh Marga Balak. Selain siger ada juga keris, pedang, tombak samurai, kain sarat( kain khas Lampung Pesisir seperti tapis), terbangan( alat musik pukul seperti rebana), dan tala(sejenis alat musik khas Lampung sejenis kulintang) dan salah satunya dinamakan Talo Balak.


REFRENCES:

https://indoculture.wordpress.com/2011/12/06/mengenal-budaya-lampung/

Artikel Pariwisataan Bali (Pantai Kuta)

Pantai Kuta letaknya tidak begitu jauh dari bandara Ngurah Rai sekitar 30 menit perjalanan yang ditempuh. Lokasinya kira-kira 11 kilometer dari sebelah selatan Denpasar dan dapat dicapai dengan mudah dengan transportasi umum dari terminal Tegal dengan perjalanan  kira-kira 15 menit. Jadi mudah untuk dijangkau. Pantai kuta sudah sangat terkenal di mancanegara maupun domestic. Pantai Kuta adalah pantai yang berada di sebelah selatan Denpasar, di kabupaten Badung, Bali. Pantai Kuta telah menjadi objek wisata andalan bagi para turis mancanegara sejak awal 70an. Pantai Kuta memiliki sebutan yaitu pantai matahari terbenam (sunset beach) lawannya dari pantai Sanur.

            Awal mula sejarah berdirinya Pantai Kuta di zaman dulu, sungainya sudah dapat dilayari karena sudah dibangun konco dipinggir “Tukad Mati” sejak 300 tahun yang lalu. Sehingga Kuta menjadi tempat pelabuhan yang digunakan untuk melakukan perdagangan. Mads Longe yang berasal dari Denmark adalah seorang pedagang di abad ke 19, yang mendirikan perdagangan di pinggir sungai, selama dia tinggal di Bali. Mads Longe menjadi perantara antara Raja-raja di Bali dan Belanda, akan tetapi ia meninggal secara misterius dan kuburannya pun berada di sebelah konco di pinggir sungai tersebut.

            Dahulu Kuta adalah desa nelayan yang sunyi, tetapi sekarang berubah menjadi kota kecil yang sangat ramai dikunjungi oleh para turi dari mancanegara maupun turis domestic. Pantai Kuta ini berbentuk bulan sabit dengan hamparan pasir putih dan di pantai ini juga terdapat hotel mewah. Letak pantai Kuta memiliki ombak yang tidak seganas di pantai selatan Bali, yang berhadapan dengan Samudra Hindia. Pantai ini sangat cocok digunakan untuk olaharaga selancar, berjemur, dan mencari matahari. Di pantai Kuta ini sangat banyak sekali turis asing khususnya bule.

            Di dekat Pantai Kuta terdapat museum untuk mengenang korban bom Legian yang tak jauh dari pantai Kuta kira-kira 15 menit dari pantai. Di sepanjang koridor jalan Kuta sudah banyak pertokoan, restoran, dan tempat permandian bagi orang-orang yang ingin berjemur sambil berenang maupun melakukan olahraga di air. Kuta kini sudah banyak pertokoan,restoran dan lain sebagainya karena banyak yang ditawarkan disini. Turis sangat banyak yang berada di sini sehingga banyak bermunculan bisnis hotel, rumah, makanan dan masih banyak lagi sehingga tak ada satu pun yang kosong di sini. Selain itu di daerah Legian dan Seminyak pun juga ikut terkena rejeki, jadi tidak hanya Kuta yang menjadi terkenal di daerah Legian dan Seminyak pun juga ikut terkenal sehingga wilayah tersebut memiliki sebutan Kuta Lines.


 REFRENCE :

http://nozomiristy.blogspot.co.id/2011/01/artikel-pariwisata-bali-pantai-kuta.html

Kamis, 23 Juni 2016

ARTIKEL PENDIDIKAN (Pentingnya Pendidikan Bagi Kehidupan)


Berbicara tentang pendidikan kita semua pasti sudah tahu bahwa betapa pentingnya pendidikan tersebut. Pendidikan, kemampuan, pengetahuan merupakan salah satu modal yang kita miliki untuk hidup di zaman yang serba sulit ini. Mengapa dikatakan demikian?
Kita tentu sudah bisa menjawabnya, apa hal pertama yang dilihat bila kita ingin mengajukan surat lamaran perkerjaan? Apa yang kita butuhkan ketika ingin memulai suatu bisnis atau usaha?
Tentu saja pendidikan, kemampuan, wawasan dan pengetahuanlah yang kita butuhkan. Di dalam bangku pendidikan banyak sekali hal yang kita dapatkan.Tetapi entah mengapa banyak sekali warga di Indonesia ini yang tidak mengenyam bangku pendidikan sebagaimana mestinya, khususnya di daerah-daerah terpencil di sekitar wilayah Indonesia ini. Sepertinya kesadaran mereka tetang pentingnya pendidikan perlu ditingkatkan.

Sebagaimana yang diungkapkan Daoed Joesoef tentang pentingnya pendidikan : “Pendidikan merupakan segala bidang penghidupan, dalam memilih dan membina hidup yang baik, yang sesuai dengan martabat manusia” Dan tentulah dari pernyataan tersebut kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa lepas dari kehidupan.Menjadi bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita yang ingin dicapai oleh setiap negara di dunia. Sudah menjadi suatu rahasia umum bahwa maju atau tidaknya suatu negara di pengaruhi oleh faktor pendidikan. Begitu pentingnya pendidikan, sehingga suatu bangsa dapat diukur apakah bangsa itu maju atau mundur, karna seperti yang kita ketahui bahwa suatu Pendidikan tentunya akan mencetak Sumber Daya Manusia yang berkualitas baik dari segi spritual, intelegensi dan skill dan pendidikan merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa. Apabila output dari proses pendidikan ini gagal maka sulit dibayangkan bagaimana dapat mencapai kemajuan.

Bagi suatu bangsa yang ingin maju, pendidik harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan sama halnya dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Maka tentunya peningkatan mutu pendidikan juga berpengaruh terhadap perkembangan suatu bangsa. Kita ambil contoh Amerika, mereka takkan bisa jadi seperti sekarang ini apabila –maaf– pendidikan mereka setarap dengan kita. Lalu bagaimana dengan Jepang? si ahli Teknologi itu? Jepang sangat menghargai Pendidikan, mereka rela mengeluarkan dana yang sangat besar hanya untuk pendidikan bukan untuk kampanye atau hal lain tentang kedudukan seperti yang–maaf– Indonesia lakukan. Tak ubahnya negara lain, seperti Malaysia dan Singapura yang menjadi negara tetangga kita.

Mungkin sedikit demi sedikit Indonesia juga sadar akan pentingnya pendidikan. Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei menitikberatkan atau mengambil tema pendidikan karakter untuk membangun peradaban bangsa dan seperti yang diberitakan bahwa Kementrian Pendidikan Nasional telah menyediakan infrastruktur terkait akses informasi bekerja sama dengan MNC Group, melalui TV berbayarnya, Indovision menyiarkan siaran televisi untuk pendidikan.Dan juga penyediaan taman bacaan di pusat perbelanjaan. Namun apakah pendidikan karakter ini bisa mengubah masalah-masalah yang sering kita hadapi dalam dunia pendidikan?

Didalam UU No.20/2003 tentang sistem pendidikan Nasional, tercantum pengertian pendidikan: “pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya sehingga memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan oleh dirinya, masyarakat, banga dan negara” Namun satu pertanyaan, sudahkah pendidikan kita seperti yang tercantum dalam UU tersebut?


REFRENCE :

http://belajarpsikologi.com/pentingnya-pendidikan-bagi-kehidupan/

Senin, 20 Juni 2016

OUR PROFILE

Hi guys, kami adalah mahasiswi dari STKIP MUHAMMADIYAH KOTABUMI LAMPUNG UTARA dari program study Pendidikan Bahasa Inggris semester 4. Kami beranggotakan 6 members dan kami akan memperkenalkan diri kami yaitu Tara Hardiantini, Sefta Sasmita, Nur Aprelianti, Wahyuni Safitri Arista fitriani dan Putri Rahmadhani Sari. Kami semua berasal dari keluarga yang sederhana dan kami semua berusia 20th dan tentunya kami tinggal di Kotabumi Lampung Utara. Kami memiliki masing-masing hobi yang berbeda, Tara hobinya Travelling, Sefta hobinya membaca, Nur hobinya ngemil tapi gak gemuk-gemuk hahaha, kalau si Fitri hobinya buat kue tart, Arista Fitriani hobinya berbisnis dan Putri Rahmadhani hobinya main games. Kami semua bercita-cita menjadi guru professional. Doakan kami ya guys semoga terkabulkan... aamiin....

Kami berempat juga memiliki moto hidup yang berbeda-beda, walaupun kami memiliki cita-cita yang sama hehe... menurut kami kita hidup didunia ini harus memiliki tujuan untuk hidup mempunyai harapan dan mimpi, maka dari itu kami memiliki moto hidup untuk sebagai pacuan bagi diri kami untuk meraih sebuah harapan atau mimpi tersebut. dan tentunya semua harapan atau suatu tujuan dan cita-cita yang kita inginkan itu semua butuh proses, usaha dan waktu agar dapat kita raih. ibarat kata usaha untuk meraih sebuah BINTANG yang bersinar terang dan membutuhkan suatu langkah demi langkah untuk mencapainya walaupun perjalanannya begitu terjal.

Sefta Sasmita
Saya Sefta Sasmita memiliki sebuah motto, yaitu An action is the foundation of a success and where there's a will, there's a way. jadi segala sesuatu yang kita lakukan itu merupakan suatu pondasi atau kekuatan untuk meraih sebuah kesuksessan serta jika kita memiliki sebuah keinginan dan kita melakukannya dengan sungguh-sungguh maka semuanya akan bisa tercapai dengan mudah insaallah... jadi bertindaklah dengan baik dan berpikirlah sebelum bertindak karena suatu tindakan merupakan sumber dari segala sumber yang akan dituai dikemudian hari nanti. Next..



Tara Hardiantini
Tara hardiantini memiliki sebuah motto, yaitu If she/he can do it, so can i. menurut saya motto tara itu adalah jika seseorang bisa melakukan sesuatu dengan baik mengapa kita tidak, jadi jika orang bisa sukses kita harus bisa mencotoh suatu keberhasilan seseorang dan kita harus bisa meraih suatu apa yang kita inginkan maka dari itu kita harus giat dan berusaha dan tentunya disertai dengan do'a. And than..






Nur Aprelianti
Nur aprelianti memiliki motto hidup yaitu Never say never. jadi jika kita melakukan sesuatu itu jangan pernah kita menolaknya tetaplah lalukan dan terus menatap kedepan untuk tetap maju. oke next lagi..






















Wahyuni Safitri
Wahyuni safitri punya motto yaitu, Stop dreaming and start doing. jadi maksunya mungkin kita boleh bermimpi dan memiliki banyak harapan tetapi kita tidak boleh larut dalam mimpi tersebut kita harus bangun dan bertindak.  









Arista Fitriani
Arista Fitriani mempunyai motto yaitu, ketika kita tidak pernah melakukan kesalahan, itu artinya kita tidak pernah berani untuk mencoba dan ketika kita tidak berani untuk mencoba, maka itu artinya kita akan jauh dari kesuksesan. And finally..










Putri Rahmadhani Sari
Putri Rhmadhani Sari memiliki motto, Hidup awalnya mempunyai dua warna, yaitu HITAM dan PUTIH. Dari dua warna itulah bila dipadukan dengan bijaksana akan menghasilkan berbagai warna dalam kehidupan. tergantung bagaimana setiap individu menyikapinya. seperti halnya pelangi yang datang setelah mendung dan hujan pergi.







Itulah semua tentang kami guys dan juga motto-motto hidup kami yang menjadi pacuan bagi diri kami. semoga motto yang kami miliki ini juga bisa menjadi sebagai pacuan bagi semuanya yaaa....guys.